Menjadi Manusia Pembelajar

Manusia itu mempunyai sifat, jika ia sudah merasa mempunyai kemampuan dalam suatu hal, maka ia cenderung menaffikan hal yang lain yang ada di depannya. Maksudnya, jarang seorang manusia yang mempunyai karakter selalu ingin belajar. Belajar apapun yang ada di sekitar lingkungannya. Ia terus belajar karena ia menyadari bahwa dirinya masih punya banyak kekurangan sekalipun ia sudah mempelajari banyak hal.

Berbeda dengan ia yang sudah merasa seolah di atas segalanya. Ia seolah sudah menjadi orang yang tingkatan ilmunya melebihi ilmu yang dimiliki orang lain, sehingga ia berpikir buat apa belajar dari orang lain yang tingkatan ilmunya berada di bawahnya. sikap seperti itulah yang menyebabkan adanya sifat sombong pada diri manusia. Ia seolah sudah berada di atas langit. Padahal kalaulah ia menyadari bahwa sebenarnya di atas langit masih ada langit, sehingga tak ada alasan untuk menyombongkan diri dengan keadaanya tersebut.

Kamis, 22 Desember 2011

Menjadi Manusia Pembelajar

Manusia itu mempunyai sifat, jika ia sudah merasa mempunyai kemampuan dalam suatu hal, maka ia cenderung menaffikan hal yang lain yang ada di depannya. Maksudnya, jarang seorang manusia yang mempunyai karakter selalu ingin belajar. Belajar apapun yang ada di sekitar lingkungannya. Ia terus belajar karena ia menyadari bahwa dirinya masih punya banyak kekurangan sekalipun ia sudah mempelajari banyak hal.

Berbeda dengan ia yang sudah merasa seolah di atas segalanya. Ia seolah sudah menjadi orang yang tingkatan ilmunya melebihi ilmu yang dimiliki orang lain, sehingga ia berpikir buat apa belajar dari orang lain yang tingkatan ilmunya berada di bawahnya. sikap seperti itulah yang menyebabkan adanya sifat sombong pada diri manusia. Ia seolah sudah berada di atas langit. Padahal kalaulah ia menyadari bahwa sebenarnya di atas langit masih ada langit, sehingga tak ada alasan untuk menyombongkan diri dengan keadaanya tersebut.